Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Syukur kepada Allah, Perayaan Tumbuk Ageng HUT ke-64 Unio Keuskupan Agung Semarang, dapat dilaksanakan di Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Katedral Semarang, 10 Juli 2019. Perayaan diawali dengan Misa Suci bersama Umat. Misa dipimpin oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Mgr. Robertus menjelaskan bahwa ada tiga macam Srawung. Pertama, Srawumg dengan Tuhan. Mendengarkan suara-Nya. Melaksanakan kehendak-Nya. Dengan demikian, srawung kita berbuah dalam sukacita. Itulah srawung yang ndayani, yang berdampak positif dalam kehidupan.

Kedua, Srawung dengan sesama. Srawung yang ditandai dengan saling kasih dan pengampunan yang berbuah sukacita. Itu bisa diambil pelajarannya dari Kisah Yusuf dan saudara-saudaranya. Tidak menyimpan rasa sakit hati dan dendam. Sebaliknya, pengampunan dan kegembiraan.

Ketiga, Srawung dengan siapa saja yang tidak kita kenal atau bahkan berisiko pada kita. Kita srawung dengan siapa saja tanpa pilih kasih hingga tumbuhlah kegembiraan.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Selanjutnya, Mgr. Robertus menyampaikan pesan Paus Fransiskus dalam Ad Limina kepada 36 Uskup Indonesia. Ciri umat beriman adalah sukacita dan kegembiraan yang mengalir dari kedalaman hati karena iman kepada Kristus. Maka kita diajak untuk membangun persaudaraan dengan siapa saja dalam sukacita. Hal yang sama juga perlu dilaksanakan oleh umat beriman. Para romo juga diajak untuk srawung dengan Tuhan, sesama umat dan masyarakat.

Misa disemarakkan oleh Paduan Suara "Filium Dei" dari Karangpanas. Pesta Tumbuk Ageng ini mengambil tema "Srawung lan Ndayani". Bentuk srawung sederhana yang langsung dihayati adalah perjumpaan para romo dengan para misdinar se-Kevikepan Semarang. 

Demikian sekilas catatan tentang Perayaan Tumbuk Ageng UNIO KAS. Sesudah perayaan ini, esok harinya akan dilanjutkan dengan Hari Olah Raga antarpara romo di Graha Padma Semarang. 

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam peradaban kasih.***

Aula Sukasari Katedral Semarang, 10/7/2019

 »̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi

The content does not represent the perspective of UC