Inflasi merupakan kenaikan harga barang secara terus-menerus yang diakibatkan oleh beberapa hal. Akibatnya, inflasi dapat menurunkan nilai mata uang. Bila dulu, kita dapat membeli barang A dengan harga Rp 10.000,00 maka saat ini diperlukan uang yang lebih banyak untuk mendapatkan barang yang sama. Itu artinya, nilai uang Rp 10.000,00 pada masa lalu berbeda dengan nilai pada masa sekarang.

 

            Adapun beberapa sebab terjadinya inflasi adalah sebagai berikut:

 

1. Kenaikan Permintaan

 

Sistem ekonomi pasar atau sistem ekonomi yang tidak melibatkan campur tangan pemerintah menyatakan bahwa bila permintaan terhadap suatu barang naik, harga barang tersebut akan naik. Begitu pula sebaliknya. Semakin banyak suatu barang dicari oleh konsumen maka harga barang tersebut akan semakin naik.

 

2. Kenaikan Harga Bahan Baku

 

Kenaikan harga bahan baku juga menyebabkan inflasi. Kenaikan bahan baku terjadi jika jumlahnya sedikit dan sulit ditemukan. Kekurangan bahan baku tersebut akan memicu kenaikan harga. Ingat, semakin langka suatu barang maka semakin tinggi harganya. Itulah sebabnya, mengapa barang antik memiliki harga yang mahal.

 

3. Berkurangnya Penawaran

 

Penawaran adalah jumlah barang yang dijual atau ditawarkan kepada konsumen. Hampir sama dengan alasan di atas, harga barang akan murah selama jumlah barang tersebut melimpah. Begitu pula sebaliknya. Itulah sebabnya, mengapa kita selalu menghadapi kondisi di mana harga mangga akan sangat murah pada musim mangga, begitu pula sebaliknya.

 

4. Faktor-faktor lain

 

Faktor-faktor lain yang mempengaruhi adanya inflasi di antaranya adalah kondisi perekonomian di suatu negara atau bahkankondisi perekonomian global. Seperti saat Amerika Serikat mengalami krisis ekonomi beberapa waktu yang lalu akibat guncangan kebangkrutan pada perusahaan properti. Akibatnya,  negara-negara lain yang berhubungan dengan Amerika Serikat termasuk Indonesia turut merasakan dampaknya.

 

            Hampir semua bahan-bahan yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak akan mengalami inflasi. Inflasi bisa dikatakan sebagai “makanan pokok” atau tamu tak diundang yang tidak diinginkan kedatangannya tapi akan selalu datang. Inflasi bisa menurunkan daya beli masyarakat. Masyarakat yang dulunya bisa membeli sesuatu dengan sejumlah uang tertentu menjadi tidak.

 

Referensi:

Ariefiansyah, Miyosi. "Cash Flow Management untuk Awam & Pemula". 2012. Jakarta: Laskar Aksara.

The content does not represent the perspective of UC