Investasi dapat digolongkan berdasarkan tingkat risiko dan keuntungan yang dimiliki, yaitu:

 

1. Investasi high risk high return

 

High risk high return adalah investasi dengan risiko kerugian yang tinggi namun menjanjikan keuntungan yang tinggi pula. Investasi dengan tipe seperti ini bisa membuat investor kaya dalam waktu singkat, tetapi juga bisa membuat orang miskin mendadak dalam waktu sekejap. Bukankah kita sering melihat banyak orang yang tadinya bukan siapa-siapa langsung menjadi seorang jutawan. Di sisi lain, ada orang yang dulunya jutawan tiba-tiba berubah menjadi miskin. Semua itu memang bisa terjadi dalam investasi yang bersifat high risk high return ini.

 

2. Investasi middle risk middle return

 

Middle risk middle return adalah investasi dengan risiko kerugian yang sedang namun menjanjikan keuntungan yang sedang pula. Investasi jenis kedua ini memungkinkan kita sebagai investor untuk bisa menikmati keuntungan dalam jumlah yang sedang dengan risiko yang tidak terlalu besar yang tidak membuat kita was-was.

 

3. Investasi low risk low return

 

Low risk low return adalah investasi dengan risiko kerugian yang rendah dan menjanjikan keuntungan yang rendah pula. Investasi jenis terakhir ini mungkin sangat cocok dipilih bila kita masih pemula atau merupakan tipe investor yang takut akan risiko. Namun, tentu saja ada konsekuensinya. Kita memang tidak perlu was-was memikirkan risiko kehilangan uang yang telah diinvestasikan, tapi perlu kita pahami bahwa keuntungan yang akan diperoleh juga tidak akan besar, bahkan bisa dibilang sangat kecil. Sehingga. bila kita mengharapkan untuk bisa menambah aset dalam jumlah banyak, investasi jenis ketiga ini tidak cocok untuk dilakukan.

 

Semua memang ada harganya. Dalam ilmu ekonomi juga disebutkan bahwa “tidak ada makan siang gratis di dunia ini”. Bila kita menginginkan keuntungan yang tinggi, kita juga harus siap dengan risiko besar yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Sebaliknya, bila kita takut akan risiko, kita tidak usah berharap terlalu tinggi untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Selalu ada trade off atau pengorbanan untuk setiap hal yang kita pilih, termasuk investasi.

 

Referensi:

Ariefiansyah, Miyosi dan Ryan Ariefiansyah. "Investasi Emas: Cara Ka

The content does not represent the perspective of UC