Di kota-kota besar, bukanlah suatu hal yang aneh bila ada seseorang yang memiliki banyak pekerjaan dalam bentuk yang berbeda-beda. Pagi sampai siang menjadi guru, siang hingga sore menjadi pemulung, dan malam harinya menjadi guru ngaji. Atau mungkin pagi hingga sore menjadi pelajar sedangkan sore hingga malam menjadi pengamen. Hal tersebut bukanlah hal yang aneh lagi. Alasannya apalagi bila bukan karena untuk menambah penghasilan. 
 
Bila saat ini kita adalah seorang pegawai tetap di sebuah perusahaan, masih perlukan kita mencari side job, sementara kita sendiri sudah memiliki pekerjaan tetap dengan gaji yang mungkin di atas rata-rata, dan tentu saja kita sudah “memegang” banyak pekerjaan.
 
Hal-hal semacam itu memang selalu menjadi dilema sebagian besar di antara kita terlebih yang tinggal di kota besar. Ada beberapa hal yang harus kita mengerti dan mungkin hal-hal berikut ini bisa menjadi pertimbangan buat kita sebelum memutuskan untuk memiliki side job atau tidak, yaitu:
 
1. Tak ada pekerjaan yang benar-benar aman
 
Tak bisa dipungkiri bahwa di dunia ini dipenuhi dengan ketidakpastian termasuk dalam hal pekerjaan. Bilapun saat ini orang-orang mengatakan pekerjaan kita mapan, maka tak ada yang bisa memastikan bahwa beberapa tahun ke depan  kondisinya juga masih sama. Bukankah kita sering melihat berita bahwa banyak perusahaan raksasa yang kemudian bangkrut karena satu hal. Lehman Brothers contohnya, yang katanya perusahaan raksasa di Amerika, nyatanya bisa bangkrut. Enron, salah satu perusahaan raksasa dunia di Amerika juga mengalami nasib yang sama. Jadi, tak ada yang tidak mungkin bukan. Semua bisa terjadi. Lalu, salahkah bila kita mengantisipasinya sedari dini?
 
2. Apa tujuan kita memiliki side job
 
Bila memutuskan untuk memiliki side job, kita harus mengetahui terlebih dahulu tujuannya. Tentu alasan yang tak bisa terbantahkan adalah untuk menambah penghasilan. Namun, adakah alasan lain selain itu yang mungkin bisa mempengaruhi kita. Misalnya saja karena kita ingin suasana baru dan bosan dengan suasana yang hanya itu-itu saja di tempat kerja sekarang. Mungkin juga alasan-alasan lain yang bersifat pribadi.
 
3. Pilihlah side job yang bisa kita delegasikan ke orang lain
 
Bila kita adalah pegawai tetap dan bukan full time freelancer atau independent worker, maka sebaiknya kita memilih side job yang bisa kita delegasikan ke orang lain, kecuali bila kita sudah biasa ber-multi tasking. 
 
4. Memilih side job di bidang yang kita kuasai atau kita senangi atau yang menghasilkan banyak uang
 
Memang, akan terasa sangat menyenangkan bila kita melakukan suatu pekerjaan yang kita senangi, kuasai, dan menghasilkan banyak uang. Namun, kondisi di lapangan kadang tak semudah yang kita duga. Bagaimana bila ketiga kombinasi tersebut tidak ada. Manakah yang akan kita pilih?
 
Sekalipun hanya bersifat side job, namun kita juga harus tetap mempertimbangkan beberapa hal, misalnya: kemampuan kita sesuai atau tidak, apakah kita memiliki “feel” terhadap side job yang kita pilih, dan apakah side job tersebut memiliki prospek yang bagus di masa depan. Sehingga, bila sewaktu-waktu kita ingin resign kita sudah memiliki banyak persiapan.
 
Bila kita tidak menguasai side job tersebut sebaiknya kita tidak memilihnya terlebih dahulu. Bila kita tetap memaksa tentu kita akan membutuhkan waktu untuk mempelajarinya. Itu sebabnya, sebaiknya kita memilih side job yang sudah kita kuasai agar tak menganggu pekerjaan utama yang juga membutuhkan konsentrasi.
 
5. Side job bisa kita pergunakan sebagai kaki cadangan
 
Salah satu keuntungan memiliki side job adalah pada saat berada pada kondisi yang kurang menyenangkan, kita bisa mengandalkan penghasilan dari hasil side job, selain juga investasi. Bagaimanapun juga kita tahu bahwa berdiri dengan satu kaki lebih susah daripada berdiri dengan dua kaki. 
 
Setelah membaca penjelasan di atas, apakah kita akan mulai mencari side job untuk menambah penghasilan? 
 
 
Referensi:
Ariefiansyah, Miyosi. "Cash Flow Management untuk Awam & Pemula". 2012. Jakarta: Laskar Aksara.

The content does not represent the perspective of UC