Mungkin kita sudah sering mendengar istilah kebebasan finansial yang merupakan suatu kondisi di mana kita berada pada titik optimum, dengan segala yang kita miliki bisa memenuhi kebutuhan hidup kita sehari-hari. Artinya, uang bekerja untuk kita dan bukan sebaliknya. Begitulah kira-kira kondisi yang dimaksud dengan kebebasan finansial itu. Dan investasi adalah salah satu cara yang banyak dilakukan oleh orang-orang pada masa kini untuk mencapai kebebasan finansial.

 

Bagaimana bisa investasi akan membuat seseorang berada dalam kondisi yang disebut dengan “bebas secara finansial”? Tentu saja bisa. Investasi yang kita lakukan akan membentuk passive income yang bisa membebaskan kita dari segala macam beban bernama “pemenuhan kebutuhan”. Ini karena semua kebutuhan memang sudah terpenuhi dengan passive income yang dihasilkan oleh investasi tersebut. Passive income adalah pendapatan yang akan tetap kita terima sekalipun kita tidak bekerja. Passive income bisa kita dapatkan dengan sedikit “berkorban” dan “memaksakan diri”, salah satunya dengan cara berinvestasi. Menarik, bukan?

 

Sebagai contoh, ketika seseorang membuka usaha (investasi riil), di tahun-tahun pertama mungkin orang tersebut tidak akan mendapatkan keuntungan yang berarti. Namun, di tahun-tahun berikutnya kondisi bisa berbalik. Tanpa harus bekerja dan ikut dalam kegiatan bisnis, pemilik sudah bisa menikmati hasilnya. Begitu pula dengan investasi yang kita lakukan dalam bentuk lain, misalnya pada sektor keuangan atau sektor riil lainnya. Semuanya akan mengantarkan kita pada kondisi bernama “kebebasan finansial”. Menyenangkan, bukan?

 

Selanjutnya mungkin akan timbul pertanyaan, mengapa kita perlu kebebasan finansial? Apa pentingnya kebebasan finansial bagi kita? Tentu saja penting. Kita tak mungkin selamanya bekerja hanya untuk sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibarat mesin yang mengalami penyusutan atau depresiasi hingga suatu ketika sudah tidak bisa dipergunakan lagi, begitu juga dengan fisik yang kita miliki.

 

Referensi:

Ariefiansyah, Miyosi dan Ryan Ariefiansyah. "Investasi Emas: Cara Kaya untuk Semua Umur dan Semua Kalangan". 2011. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka.

The content does not represent the perspective of UC