Dikenal sebagai jenderal 'sangar', Ryamizard Ryacudu jarang sekali komentari soal politik. Menantu Try Sutrisno ini lebih banyak mengomentari soal kebangsaan, patriotisme, nasionalisme dan Pancasila dan tentunya soal pertahanan negara. Jadi, jangan coba-coba mengkritik soal NKRI atau Pancasila, nakal dilibas oleh jenderal bintang empat purnawirawan ini.

Referensi pihak ketiga

Saat ini, Ryamizard Ryacudu menjabat sebagai Menteri Pertahanan di kabinet kerja Jokowi-Jusuf Kalla. Sebagai pembantu Presiden Jokowi, sangat jarang sang jenderal ini mengomentari masalah politik. Apalagi soal politik dukung mendukung capres. Tapi ada yang beda saat Jenderal Ryamizard bicara di acara yang digelar di Kementerian Pertahanan beberapa waktu yang lalu.

Referensi pihak ketiga

Seperti dilansir dari Tempo.co (5/3/2019) dalam pidatonya, Ryamizard mengkritik keras orang -orang yang selama ini sedikit-sedikit menyalahkan Jokowi. Tapi tak pernah mengakui keberhasilan yang ditorehkan Presiden RI tersebut.

"Sekarang sedikit-sedikit Pak Jokowi. Enak saja," katanya.

Referensi pihak ketiga

Jokowi itu kata dia, saat ini adalah pemimpin negara. Harusnya dihormati. Tapi saat ini yang terjadi, sedikit-sedikit orang menyalahkan Jokowi. Tapi ketika ada pembangunan yang sukses, orang yang selalu menyalahkan Jokowi, tak mau akui itu.

" Saya bukan kampanye, saya enggak suka politik praktis, saya politiknya NKRI. Itu harga mati buat saya," kata Ryamizard.

Referensi :

tempo.co/read/1181984/ryamizard-sekarang-sedikit-sedikit-pak-jokowi-enak-saja

The content does not represent the perspective of UC