Film The Santri yang menyebar di media sosial sedang jadi kontroversi. Sebagian adegan di film itu dikritik oleh sejumlah ulama karena dinilai bertentangan dengan hukum Islam.

Referensi pihak ketiga

Salah satu ulama yang menaruh perhatian terhadap film ini adalah Ustadz Abdul Somad. Dalam video yang diunggah akun Youtube Aswaja TV, pria yang akrab disapa UAS ini menyoroti dua agedan dalam trailer film The Santri, yaitu peragaan muslim masuk gereja serta muda-mudi berdua-duaan.

Ustadz Abdul Somad menyampaikan pandangannya mengenai Film The Santri yang saat ini menjadi perbincangan hangat publik.

"Apa pendapat Ustadz tentang film The Santri yang tidak mencerminkan kehidupan pesantren yang sebenarnya. Dan disutradarai oleh Livi Zheng yang kontroversi itu," kata Ustadz Abdul Somad membacakan pertanyaan jamaah.

Referensi pihak ketiga

Menjawab pertanyaan itu, Ustadz Abdul Somad menegaskan, haram hukumnya masuk ke rumah ibadah orang lain. "Haram," tegas UAS.

"Saya tak nonton filmnya sampai habis. Baru menengok trailernya aja," kata Ustadz Abdul Somad.

Selain itu pendapat berbeda pun diberikan dari Yusuf Mansur, ia memberikan pembelaannya. Menurutnya, film itu baru trailer, sehingga tidak bisa ambil kesimpulan bagaimana cerita sebenarnya dalam film tersebut.

Referensi pihak ketiga

"Begini ya, setahu Wirda dan saya judulnya kan friendship, tidak dimaksudkan pacaran-ship, cuma ambil anglenya dan dibikin trailernya begitu. Ini kan baru trailer, filmnya belum, syutingnya baru Oktober katanya. Jangan lupa, ini masih terlalu minor untuk menilai," ujar Yusuf Mansur, seperti yang dilansir dari seleb.tempo.co (19/9/19).

Yusuf Mansur pun meminta agar jangan menvonis film tersebut sebelum menontonnya apalagi dikatakan sesat. Karena film itu sendiri dikabarkan tayang pada bulan depan, tepat di hari Santri, sehingga bisa melakukan pemotongan, termasuk adegan masuk gereja dan adegan percintaan.

"Namanya film, kalau ga disuka bisa dipotong, adegan rasa percintaan bisa dipotong, artinya ada proses screening akhir sebelum dibungkus, saya kira teman Nahdlatul Ulama akan bijak," lanjutnya.

Nah Sahabat UCers, sampai disini dulu ya perjumpaan kita kali ini. Jangan lupa klik ikuti kemudian like, share & comment ya. Agar penulis termotivasi untuk memberikan lebih banyak artikel-artikel bermanfaat dan menarik lainnya, sampai bertemu lagi.

Sumber

tribunnews.com

The content does not represent the perspective of UC