Kita senang dibuat terharu, menangis, menyaksikan kisah cinta mengharu-biru yang menyentuh kalbu, sebagaimana ditampilkan oleh ketujuh film romansa berikut ini.

The Way We Were (1973)

Duet Robert Redford dan Barbra Streisand tampil menyentuh dalam drama-romantis buatan sutradara legendaris Sydney Pollack ini. Kalimat "Your girl is lovely, Hubbell" akan selalu abadi di hati penontonnya.

Referensi pihak ketiga

Brokeback Mountain (2005)

Tampil berani tapi tetap terasa universal, kisah cinta terlarang karya Ang Lee ini menceritakan 2 koboi yang jatuh cinta, lalu berusaha sekuat tenaga menyangkalnya. Adegan "kemeja" jadi salah satu yang paling menghancurkan hati.

Referensi pihak ketiga

The Notebook (2004)

Film yang menjadikan novel-novel Nicholas Sparks langganan adaptasi layar lebar. Ryan Gosling dan Rachel McAdams berciuman di bawah hujan, menampilkan chemistry solid, sebelum sampai pada konklusi mengharukan.

Referensi pihak ketiga

An Affair to Remember (1957)

Cary Grant dan Deborah Kerr memerankan sepasang pria-wanita yang sama-sama telah bertunangan dengan orang lain, tapi saling cinta ketika bertemu di kapal dan berencana bertemu lagi 6 bulan kemudian di atas Empire State Building. Tapi takdir seolah berusaha menggagalkan rencana itu.

Referensi pihak ketiga

Ghost (1990)

Romansa menyentuh soal arwah seorang pria yang mengunjungi sang istri yang berduka atas kematiannya. Ada selipan komedi, tapi secara keseluruhan Ghost adalah perenungan mendalam soal kehilangan.

Referensi pihak ketiga

A Moment to Remember (2004)

Dibuat berdasarkan serial televisi Jepang berjudul Pure Soul, film ini ibarat versi Korea dari The Notebook, dengan konklusi yang tak kalah mengharukan.

Referensi pihak ketiga

Titanic (1997)

Pembahasan mengenai romansa penguras air mata tentu takkan lengkap tanpa menyertakan film buatan James Cameron ini. Meraup total $2.18 miliar di seluruh dunia, menjadikannya film terlaris kedua sepanjang masa, Titanic adalah romansa epik yang abadi.

Referensi pihak ketiga


The content does not represent the perspective of UC