Banyak artis di Indonesia yang akhirnya memutuskan untuk pindah agama. Dan keputusan ini tentu saja mampu menimbulkan kehebohan yang besar bagi publik kita. Nah, salah satu contoh tentu saja adalah Nania.

Sumber : www.kaskus.co.id

Namanya adalah Nania. Dan kita pada mulanya mengenali wanita cantik ini karena ia mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Nah, pada saat itu ia memang tidak keluar sebagai juara namun suara indah yang ia miliki membuatnya disukai oleh banyak orang. Namun sayangnya hingga kini kariernya tak juga melesat tinggi di dunia hiburan tanah air.

Nah, Nania sendiri kembali sukses bikin heboh karena wanita cantik itu dikabarkan pindah agama. Ya, Nania yang dikenal sebagai seorang Muslim memutuskan untuk keluar dari agama tersebut dan akhirnya menjadi penganut agama Kristen.

Ternyata Ucers, hampir tidak ada yang tahu bahwa sejumlah pengorbanan dan cobaan harus dihadapi oleh Nania. Bahkan Nania mengakui bahwa usai pindah agama, ia sempat stres dan hanya bisa menangis selama satu setengah tahun.

"Setelah saya dibaptis, kehidupan saya berubah total. Saya bukannya senang tapi malah babak belur. Pertama, keluarga saya tahu saya terima Yesus. Kedua, mereka menolak saya hingga sekarang. Ketiga, anak saya yang umurnya 4 tahun ditahan dan sudah 2 tahun tidak pernah ketemu sama saya," ujar Nania.

Dan itulah sejumlah pengorbanan yang dilakukan oleh Nania karena keputusannya untuk pindah agama. Ya, tentulah terasa sangat berat di masa awal tapi seiring denga nberjalannya waktu ia sudah bisa menerima segala hal yang terjadi di dalam kehidupannya. Semoga artikel ini memberikan wawasan kepada Anda ya Ucers semuanya.

Sumber : www.instagram.com/@nania.yusuf
Sumber : www.instagram.com/@nania.yusuf

Semoga artikel ini bermanfaat ya.

Sumber : www.liputan6.com
Sumber : www.merahputih.com
Sumber : www.tribunnews.com

Sumber :

www.pojoksatu.id/seleb/2016/03/04/nania-idol-disebut-kafir-dan-murtad-hingga-mau-dibunuh-ayahnya/

www.instagram.com/@nania.yusuf

www.wowkeren.com/seleb/nania_yusuf/profil.html

The content does not represent the perspective of UC