Pada hari ini, sebagian besar smartphone yang kita gunakan menggunakan sistem operasi android. Pertanyaan yang sering terngiang di benak para geek / tukang ngoprek / anak-anak teknik, antara lain adalah,

  • Bisakah sistem operasi android ini diganti / di upgrade dengan versi yang lebih baru? Seperti windows di komputer?
  • Mungkinkan android bisa di kustomisasi? misalnya android untuk pendidikan? android untuk usaha kecil? android untuk petani? dll. Jadi tidak umum seperti semua handphone?
  • Bisakah kita (orang biasa) membuat sendiri android itu? atau hanya  dewa sakti yang bertempat tinggal di eropa saja yang bisa membuat android?

Kita cukup beruntung, jawaban dari pertanyaan itu semua adalah - YA!

Tulisan ini akan membahas beberapa tip sederhana bagaimana membuat ROM / Sistem Operasi Android sendiri dan mem-flash ke smartphone android. Source code yang digunakan adalah Androis Open Source Project (AOSP) yang bisa di peroleh secara bebas / gratis di Internet.

Sayangnya kita tidak bisa dengan mudah membuat ROM / sistem operasi android untuk smartphone yang menggunakan processor mediatek (MTK) dan Intel. Yang agak mudah membuatnya adalah smartphone dengan processor qualcomm karena driver untuk kernel-nya bisa di peroleh dengan mudah. contohnya Samsung, LG, ini biasanya smartphone yang agak mahal. Akan lebih mudah lagi kalau kita membuat ROM / sistem operasi android untuk smartphone Nexus karena semuanya semua sudah tersedia untuk di compile dari source code AOSP.

Saya agak kesulitan untuk menuliskan URL di tulisan ini, karena aturan di UC web tidak bisa menuliskan URL. Semoga anda bisa mencari URL yang dibutuhkan melalui search engine.

Tool yang dibutuhkan

Alat / tool yang dibutuhkan untuk membuat ROM / sistem operasi android versi terakhir (7.1), adalah,

  • komputer dengan sistem operasi Ubuntu 14.04 atau 16.04.
  • Java Development Kit (JDK), menggunakan openjdk versi 8 atau terakhir.
  • python 2.7
  • GNU make 3.82 - untuk meng-compile source code.
  • git versi terbaru.

Download Source Code Android

Untuk bisa membuat sistem operasi, mau tidak mau kita harus mendownload source code android tersebut. Kita cukup beruntung karena source android tersedia di Internet. Langkah untuk men-download source code android adalah,

  • Download file repo dari situs googleapis.com, masukan ke folder bin di home directory.
  • Ubah ijin file repo agar bisa di eksekusi menggunakan perintah CLI "chmod a+x ~/bin/repo"
  • set identitas "nama lengkap" dan "email address" pada git config, ini digunakan untuk memberitahukan identitas kita kepada server tempat kita akan download source code android.
  • inisialisasi source code agar bisa mendownload versi terbaru, atau versi tertentu yang kita inginkian menggunakan perintah CLI kira-kira "repo init -u url-googleapis"
  • Setelah inisialisasi source code dilakukan kita dapat mendownload / mensinkronisasikan source code android yang ada di komputer kita dengan yang ada di server menggunakan perintah CLI "repo sync"

Proses download akan memakan waktu lumayan lama karena kita akan men-download seluruh source code versi yang kita inginkan. Saya biasanya akan menulis perintah repo sync di sore / menjelang malam, dan membiarkan komputer men-doiwnload source code android semalam suntuk. Biasanya kalau tidak ada masalah maka esok pagi telah selesai.

Tapi kalau ada masalah pada saat proses download source code, maka kita dapat mendownload ulang source code menggunakan perintah repo sync tersebut. Source code yang sudah ada di komputer kita tidak akan di download lagi. Repo sync hanya mendownload source code yang belum ada saja.

Compile Sistem Operasi Android

Setelah semua source code tersedia, maka langkah selanjutnya adalah mengcompile source code dari nol, langkah yang perlu dilakukan adalah,

  • membersihkan source code dari binary, object code dll agar benar-benar fresh mengunakan perintah CLI "make clobber"
  • Inisialisasi environment menggunakan script envsetup.sh, melalui perintah CLI "source build/setup.sh"
  • Jalankan perintah lunch dan code name handphone android yang akan kita buat. Setiap handphone mempunyai code name masing-masing. Untuk awal, bisa menggunakan aosp_arm melalui perintah CLI "lunch aosp_arm-eng"

Setelah perintah lunch diberikan, kita dapat melanjutkan dengan perintah untuk meng-compile android tersebut. Jika kita mempunyai komputer dengan code yang banyak, ini akan sangat menolong untuk mempercepat proses compile. Misalnya kita mempunyai komputer 4 core dan kita ingin menggunakan seluruh core yang ada pada saat compile, kita dapat memasukan perintah CLI "make -j4"

Disini kita butuh membutuhkan waktu lama untuk compile. Saya biasanya membiarkan komputer saya berjalan satu malam untuk mengcompile. Image ROM yang dihasilkan akan di simpan pada folder out.

Menjalankan Sistem Operasi Android

Jika kita ingin mencoba melihat bagaimana android yang baru kita buat bisa berjalan dengan baik, kita dapat menjalankan image ROM yang kita buat menggunakan emulator, cukup mengetik perintah CLI "emulator"

maka akan muncul emulator android di komputer kita seperti tampak pada gambar.

Mem-flash Smartphone Android

Jika kita ingin mem-flash ROM yang kita buat ke smartphone android yang kita miliki, dapat menggunakan berbagai software untuk flash. Atau bisa juga menggunakan perintah CLI "adb reboot bootloader" dan "fastboot flashall"

Perintah adb bootloader pada dasarnya memerintahkan smartphone agar masuk ke mode bootloader agar siap untuk di flash. Sementara perintah fastboot flashall adalah untuk memflash image yang kita buat ke smartphone tersebut.

Demikian catatan singkat cara membuat ROM sistem operasi android untuk smartphone secara umum. Bagi anda yang menggunakan smartphone dengan processor MTK dan non-Nexus ada baiknya membaca berbagai catatan yang ada di Internet karena masing-masing handphone agar berbeda satu sama lain.

Semoga tulisan ini bisa menggugah pembaca untuk mulai mencoba mengoprek sistem operasi android sendiri.

 

 

 

 

 

 

 






The content does not represent the perspective of UC