TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Pelatih Persib Bandung pada musim 2018, Mario Gomez mengungkapkan perasaannya pasca didepak manajemen Maung Bandung jelang kompetisi 2019.

Mario Gomez yang telah menemani Persib Bandung selama satu musim itu mengaku sedih atas keputusan manajemen.

Dilansir oleh VikingPersib.co.id, Sabtu (2/1/2019), Mario Gomez merasa sedih meninggalkan Persib Bandung terlebih pelatih asal Argentina itu merasa nyaman berada di Kota Bandung.

"Saya sangat sedih atas keputusan yang tak terduga ini, saya masih ingin bersama Persib, tapi mereka (manajemen) tidak mau. Saya merasa sangat nyaman tinggal di Bandung," kata Mario Gomez saat dihubungi, Sabtu (2/2/19).

Pelatih 61 tahun itu juga mengungkapkan kerinduannya dengan Bobotoh.

Pasalnya, sebelum bertemu Bobotoh, Mario Gomez mengaku belum pernah mendapat dukungan sebesar itu.

"Saya benar-benar ingin mengatakan, saya selalu merasa dukungan yang besar dari para penggemar saya, saya rindu mereka," ungkap pelatih 61 tahun tersebut.

Bahkan, ia mengaku ingin kembali melatih skuat Maung Bandung.


"Saya ingin bicara karena selama ini banyak yang beranggapan kita meninggalkan Persib, tapi sebenarnya mereka (manajemen) yang memecat kita," tutur Mario Gomez.

"Saya ingin kembali ke Bandung sebenarnya, tapi manajemen sudah membuat keputusan, mereka tidak menginginkan saya," imbuhnya.

Gomez mengaku pihak manajemenlah yang memecat dirinya melalui surat yang dikirimkan dari Indonesia ke Argentina.

"Mereka mengirimkan surat ke Argentina melalui jasa pengiriman dan mereka (manajemen) menyurati saya 3 surat lainnya yang tak pernah saya terima, dan mereka tak pernah memberi tahu," ungkap pelatih asal Argentina tersebut.

Mario Gomez semakin tidak terima dengan perlakuan pihak manajemen tersebut, terlebih ia telah menolak sejumlah pinangan dari klub lain demi skuat Pangeran Biru.

Ia juga menghargai kontrak dengan Persib Bandung yang sejatinya masih berjalan hingga Desember 2019.

Lantas, pelatih 61 tahun itu memperingatkan pihak manajemen bahwa ia akan membawa masalah ini ke ranah hukum

"Kamu tahu, saya menolak beberapa tawaran melatih di tim lain. Mengapa, karena kontrak saya bersama Persib masih terus hingga Desember 2019. Sekarang semuanya ada di tangan pengacara saya," ungkapnya.

Dipecat Terkait Sikap dan Perilaku

Direktur Keuangan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono membeberkan beberapa alasan mengapa pihaknya tidak menggunakan jasa Mario Gomez lagi.

Hal itu terkait perilaku Mario Gomez yang membuat para pemain hingga official tidak nyaman dilansir oleh TribunJabar.id, Rabu (12/12/2018).

"Terkaitattitudedia (Mario Gomez) yang semua kalian tahu. Jadi tidak nyaman bagi pemain juga. Di tim kondisi seperti itu akhir-akhir ini. Hubungan dia dengan pemain, hubungan dia dengan official lain," jelas Teddy di Grand Ballroom, The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Rabu (12/12/2018).

Namun, Teddy enggan menggatakan berapa jumlah nilai kompensasi pada Mario Gomez.

"Pelatih sih sudah selesai yah, jadi diputus kontrak. Soal kompensasi itu masalah internal kita. Setahu kalian kan dua tahun dari awal," jelas Teddy.

Bukan hanya Mario Gomez, asisten pelatihnya, Fernando Soler juga dipecat.