tempo.co (Lukas Enembe)

Gubernur Papua, Lukas Enembe meminta aparat TNI dan Polri mengedepankan pendekatan persuasif dalam mengamankan warga Papua yang melakukan aksi demo. Lukas tak mau warganya diperlakukan dengan cara kekerasan.

“Pihak keamanan, dalam hal ini TNI-Polri dalam menangani penyampaian pendapat oleh masyarakat Papua, baik di Papua maupun di wilayah lain di Indonesia agar mengedepankan penanganan yang persuasif, sebisa mungkin menghindari penanganan secara kekerasan,” ujar Lukas, seperti yang dilansir di detik.com (01/09/19).

tirto.id (aksi demo masyarakat Papua)

Lukas juga meminta aparat TNI dan Polri tidak menangkap warganya yang melakukan aksi penyampaian pendapat.

“Serta tidak (atau jangan) melakukan penangkapan terhadap masyarakat Papua yang melakukan aksi penyampaian pendapat,” tegas Lukas, seperti yang dilansir di detik.com (01/09/19).

Polri bersuara

detik.com (Dedi Prasetyo)

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan pihaknya selalu mengutamakan pendekatan persuasif dalam menangani aksi demo. Hal ini, kata dia, juga berlaku bagi masyarakat Papua.

“Polri mengedepankan pendekatan persuasif dalam penanganan unjuk rasa,” kata Dedi, seperti yang dilansir di detik.com (01/09/19).

Bagaimana pendapat Anda? Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

The content does not represent the perspective of UC