tribunnews.com


Presiden Jokowi nampaknya habis kesabarannya melihat maraknya praktik hoax menjelang Pilpres 2019 ini. Untuk itu Ia memerintkan Kapolri bertindak tegas tidak pandang bulu menindak siapapun pelaku hoax. Jokowi meminta semua pelakunya ditangkap demi kenyamanan Pemilu.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari lalu, polisi menangkap tiga orang wanita anggota relawan Prabowo - Sandi penyebar hoax di Karawang, Jawa Barat. Tiga wanita anggota Pepes ini mempengaruhi warga untuk tidak memilih Jokowi karna jika menang maka Azan dilarang dikumandangkan.

Ketiganya kini sudah ditangkap dan ditahan polisi di Polda Jawa Barat untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sebagaimana CNN Indonesia melaporkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan telah meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menangkap penyebar informasi tidak benar alias hoaks jelang penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 April mendatang. 

merdeka.com


Hal itu disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Lahir ke-46 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Ecovention Ocean Ecopark di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/2). 

"Saya bilang kepada Kapolri kalau tindakan tegas harus diberikan kepada mereka yang menyebarkan hoaks di media sosial dan dari pintu ke pintu. Ini saya sampaikan karena semakin mendekati 17 April," ujar Jokowi dikutip cnnindonesia.com

Jokowi mengatakan instruksi itu diberikannya kepada Kapolri karena hoaks terus menerus muncul jelang pilpres. Bahkan, kemunculan hoaks tidak hanya di media sosial, namun sudah tersebar dari pintu ke pintu rumah secara langsung. 

Padahal, sambungnya, hoaks merupakan hal paling berbahaya bagi Indonesia. Sebab, hoaks dapat merusak kerukunan dan persatuan bangsa yang merupakan aset dan modal terbesar bagi keberlangsungan negara ini. 

kompas.com


"Saya ajak kita semua untuk berani respons ini karena aset dan modal terbesar adalah kerukunan dan persatuan. Ini bukan barang sepele," ujar dia. 

Nah, kepada ucers semuanya, siapapun anda di manapun berada berhati-hatilah sekarang. Kalau Kapolri sudah diinstruksikan begitu artinya polisi tidak akan main-main lagi. Dipastikan , begitu ada laporan penyebaran hoax, polisi akan segera menindaknya. **

The content does not represent the perspective of UC