Referensi pihak ketiga

Jelang bergulirnya Liga 1 2018, Persija diguncang dengan berbagai persoalan. Seperti mundurnya beberapa petinggi klub asal Ibu Kota itu secara mendadak. Hingga ditangkapnya sang bos besar, Joko Driyono oleh polisi karena terbukti dengan sengaja merusak barang bukti pengaturan skor.

Nampaknya hal tersebut membuat resah sebagian suporter Persija yang dikenal dengan sebutan The Jakmania. Diantara mereka ada yang salah paham dengan menuding Satgas Antimafia Bola sedang memojokan dan hendak menghancurkan Persija.

Referensi pihak ketiga

Bahkan sampai ada yang terciduk membuat kabar hoaks (palsu) mengenai Wakil Satgas Antimafia Bola, Krishna Murti.

"Mereka saja enggak pernah diteror, kita saja tukar-tukaran infomasi masalah mafia bola, nah sekarang yang provokasi Satgas, dan lain-lain. Ya Pak Gede coba ngomong," kata Krishna dikutip dari video di akun Instagram @krishnamurti_bd91.

Menanggapi 'krisis' yang terjadi antara Jakmania dengan pihak kepolisian dalam hal ini Satgas Antimafia Bola, eks Dirut Persija Gede Widiade kemudian berbicara setelah diminta oleh Krishna Murti.

Referensi pihak ketiga
"Jadi kita normal-normal saja, jadi tolong yang proporsional. Apa yang sudah terjalin antara Jakmania dan kepolisian dijaga dengan baik."
"Seperti yang saya rilis selama dua tahun jangan dikorbankan karena kepentingan-kepentingan kecil. Kalau ada apa-apa mengenai beliau langsung ke saya, atau saya ke Anda," jelas Gede.

Mantan COO Persija yang ikut ada di ruangan tersebut juga ikut berkomentar. Ia berharap agar The Jakmania bisa menahan diri dan bersikap lebih dewasa.

Referensi pihak ketiga
"Seperti apa yang dibilang sama Pak Krishna Murti dan Pak Gede.Teman-teman semua harap dewasa diri lah menurut saya," pesan Rafil.

Entah dalam rangka apa ketiganya bertemu, namun yang pasti kinerja Satgas Antimafia Bola sejauh ini sangat luar biasa sehingga patut untuk diapresiasi.

Menurut kalian kenapa The Jakmania sampai gusar dengan Satgas Antimafia Bola?

Sumber: indosport.com/sepakbola/amp/20190220/gede-widiade-minta-jakmania-jaga-hubungan- baik-dengan-krishna-murti

The content does not represent the perspective of UC