Referensi pihak ketiga

Sudah sekian lama citra polisi rusak oleh berbagai kasus yang menodai nama mereka. Kejadian buruk melibatkan mereka membuat masyarakat tidak percaya dengan pekerjaan seorang anggota polisi. Walau demikian nyatanya masih ada polisi yang baik dan jujur bahkan memikirkan nasib orang lain seperti kisah polisi satu ini.

Referensi pihak ketiga

Diceritakan seorang Brigadir polisi bernama Rochmat Tri Marwoto melakukan hal luar biasa yang tidak banyak orang lakukan. Pria yang bertugas di Jawa Timur berjuang menghidupi 64 anak asuh dari memberikan makanan layak sampai menyekolahkan sampai sarjana. Anak asuh ini merujuk aja yatim, anak terlantar sampai anak mantan pecandu narkoba.

Referensi pihak ketiga

Sejak 2007 silam dia bersama istrinya menampung mereka dirumahnya. Awalnya dilihat dari kondisi ekonomi yang pas-pasan rasanya tidak mungkin bisa menolong anak orang lain namun buktinya itu terwujud. Pasangan suami istri ini tidak mempersoalkan tentang gajinya yang kecil. Baginya berbagi adalah hal penting.

Referensi pihak ketiga

Ketika citra polisi begitu buruk ternyata dia pantang menyerah. Dirinya tak mengambil hak orang lain apalagi korupsi. Untuk biaya sekolah anak asuhnya dari membuka aneka usaha mulai dari perkebunan, toko Kelontong sampai toko buah. Jadi, Rochmat setiap harinya sepulang bekerja langsung pergi ke kebun untuk merawat tanaman jahe, cengkih dan durian dan untuk usaha lain dibantu istrinya. Berkat perjuangan inilah dia mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin bahkan masuk acara tv Kick Andy dan diundang dalam program Hitam Putih Trans TV. Ketika banyak orang memikirkan perutnya sendiri ternyata warga dusun Jati, desa Klagenserut, kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun ini berjasa bagi orang lain.

Referensi pihak ketiga

Sumber:tribunnews. com/amp/nasional/kisah-brimob-yang-hidupi-64-anak-yatim-selama-10-tahun-meski-gaji-pas-pasan?page=all

The content does not represent the perspective of UC