Pepatah Arab mengatakan:

"Barang siapa rumahnya dari kaca, janganlah melempar rumah orang lain dengan batu..."

Referensi pihak ketiga

Apa maknanya?

Pepatah ini mengajarkan kita untuk tidak menyibukkan diri dengan aib orang lain, sementara kita pun memiliki aib yang sama atau berpotensi melakukan aib tersebut.

Terkait dengan hal tersebut, Imam Syafi’i memberikan nasihat kepada kita :

"Janganlah lisanmu menampakkan kekurangan/aib saudaramu !

Dirimu sendiri penuh dengan kekurangan dan orang lainpun juga memiliki lisan sepertimu !"

Referensi pihak ketiga

Ketika kita sibuk mengumbar aib orang lain, hasilnya akan selalu buruk. Entah orang lain membongkar aib kita, atau kita terjerumus dalam aib seperti aib orang lain yang kita bicarakan.

Nabi kita yang mulia Shallallahu’alaihi wassalam telah bersabda :

Barangsiapa menutupi kekurangan saudaranya maka Allah akan menutupi kekurangannya pada waktu hari kiamat ! dan barang siapa menampakkan kekurangan saudaranya muslim maka Allah akan menampakkan kekurangannya dan menghinakannya di dunia

[Perawi hadist ini adalah Abdullah bin Abbas ( semoga Allah meridoi keduanya) dan hadist ini ditakhrij oleh Imam Al-Mundziry dalam kitab At-Targhib wa At-Tarhib dengan sanad hasan]

Referensi pihak ketiga
Sumber Referensi: Muslim.or.id


The content does not represent the perspective of UC